Posted by: alfin.bi on: April 26, 2007
Last post 8 april, sekarang dah tanggal 27, wow lama jg ga ng blog (maupun baca blog laen).
Beberapa waktu baca mail dengan nasehat seperti ini:
Ada pesan dari seorang ibu: “Nak, jangan ngoyo kalau cari duit.”. Sebuah kalimat tulus dan sederhana yang menyentak dan membuat hati merenung.Suatu pengalaman pribadi yang tak terlupakan di akhir 2006.
saya pernah baca mail dengan isi se beberapa kali, salah satunya beberapa hari lalu, membaca pesan seperti itu saya jadi inget nasehat Rasul yang sering saya dengar:
Bekerjalah untuk duniamu se akan-akan kamu akan hidup selamanya, beribadahlah untuk akhiratmu seolah-olah kamu akan meninggal besok.
juga:
Jika ditanganmu ada benih kurma, maka tanamlah meski kamu tahu besok akan kiamat
Gimana menurut teman-teman?
Kalau kataku sih, kalau mampu ngoyo, kenapa enggak? Gimanapun kita (muslim) punya bagian juga dalam urusan dunia ini. Kalau kita ga punya duit, siapa yang bisa bantu saudara2 yang lain?
yang bener aja ga ngoyo cari duit?!? mo makan apa anak istri…
yang penting kan njaga supaya tetep dijalur yg halal to?
Kalau kata seorang temen… duit itu cuma “efek”, tujuan utama dari kerja hal yang lain
penentuan kriteria bekerja secara ngoyo kan nda bisa dipukul rata bos. kalau memang dalam skala dia kerjanya tidak ngoyo ( andaikan dia punya ‘kemampuan’ lebih, misal kesehatan yg sangat prima dll) ya nda bisa dibilang ngoyo to?. nah, satu lagi, disaat prang itu memahami ‘arti lebih ‘ saat dia bekerja dengan ‘ngoyo’, -misalnya demi keluarga, bekerja demi ’surga’-…why not? ya ndak..he he he
he..he.. enjoy it! :p
April 28, 2007 at 1:52 pm
nggak ngoyo koq (kalo jadi bos)
*masih kuli*